Jumat, 10 Januari 2025

UNDANGAN 40 HARI WAFATNYA



Assalamu’alaikum WR. WB.

 

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT.

Kami mengharap kehadiran Bapak/Saudara pada acara 40 hari wafatnya :

 

Almarhum Bapak A

 

Yang Insyaallah dilaksanakan pada :

Hari               : Sabtu malam Minggu

Tanggal         : 11 Januari 2025

Jam                : 18.00 WIB (Ba’da Maghrib)

Tempat          : Rumah Bapak B Desa A

 

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Saudara berkenan hadir untuk memberikan do’a kepada Almarhum.

Atas kehadiran dan do’a Bapak/Saudara untuk Almarhum, kami haturkan banyak terimakasih beserta iringan do’a

Jazza Kumullahu Ahzanal Jazaa

 

Wassalamu’alaikum WR. WB.

 

Hormat kami,

 

Keluarga Bapak B Sekeluarga 

Selasa, 23 April 2019

MAKALAH E-LEARNING




MAKALAH
E-LEARNING

 













OLEH :
ABDUL WAHED



UNIVERSITAS IBRAHIMY
FAKULTAS TARBIYAH
SITUBONDO
TAHUN AKADEMIK 2018 – 2019




KATA PENGANTAR

Puji dan kami haturkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya yang Syukur begitu besar, sehingga kami dapat menyelesaikan Makalah E-learning dapat diselesaikan tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Shalawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada Junjungan kita Rasulullah SAW yang mana telah membawa kita semua dari zaman jahiliyah menuju zaman yang terang benderang seperti saat ini.

Kami menyadari bahwa dalam makalah ini masih terdapat kekurangan. Oleh karena itu, kepada para pembaca kami mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan makalah yang kami buat selanjutnya. Semoga makalah ini benar-benar bermanfaat bagi para pendengar dan khususnya bagi kami.

 

Penyusun




















DAFTAR ISI
KATA PENGANTARi
DAFTAR ISIii
BAB I PENDAHULUAN1
A.  Latar belakang1
B.  Rumusan masalah1
C.  Tujuan1
BAB II PEMBAHASAN2
A.  Pengertian/Definisi e-learning 3
B.  Manfaat e-learning3
C.  Apa Keuntungan Menggunakan e-learning4
D.  Aspek Penting dalam e-learning4
BAB III PENUTUP8
1)      Kesimpulan8



















BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
E-learning  atau electronic  learning  merupakan  konsep  pembelajaran  yang dilakukan  melalui  jaringan  media  elektronik.  Perkembangan  teknologi  yang  sangat maju  di  era  modern  dan  globalisasi  memungkinkan  berbagai  kegiatan  dilakukan secara  cepat  dan  efisien.  Perkembangan  teknologi  sudah  banyak  memberi  pengaruh terhadap  cara  hidup  kita,  salah  satunya  adalah  dalam  bidang  pendidikan  dengan penggunaan e-learning  dalam  kegiatan  pembelajaran  di  sekolah,  perguruan tinggi, tempat      tempat   kursus   bahkan   komunitas      komunitas   online   sudah   mulai menggunakan konsep seperti ini. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan  tuntutan  globalisasi  pendidikan  serta  pembelajaran  jarak  jauh,  berbagai  konsep telah  dikembangkan  untuk  menggantikan  metode  pembelajaran  tradisional,  salah satunya adalah konsep e-learning. E-learning dapat digunakan sebagai alternatif atas permasalahan  dalam  bidang  pendidikan,  baik  sebagai tambahan,  pelengkap  maupun pengganti atas kegiatan pembelajaran yang sudah ada.
B.  Rumusan Masalah
1.    Apa Pengertian/Definisi e-learning?
2.    Apa Manfaat e-learning?
3.    Apa Keuntungan Menggunakan e-learning?
4.    Apa Saja Aspek Penting dalam e-learning?
C.  Tujuan
1.    Untuk Mengatahui Pengertian/Definisi e-learning.
2.    Untuk Mengatahui Apa Manfaat e-learning.
3.    Untuk Mengatahui Keuntungan Menggunakan e-learning.
4.    Untuk Mengatahui Aspek Penting dalam e-learning.








BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengertian/Definisi e-learning
E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber:
1.    Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27).
2.    Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).
3.    Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013).
Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi.
Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) adalah:
1.    Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
2.    Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
3.    Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh doesen dan mahasiswa kapan saja dan dimana saja.
4.    Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.
B.  Manfaat e-learning
Manfaat E-learning adalah:
1.    Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses perjalanan.
2.    Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.
3.    Efisiensi Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi dan akomodasi.
Manfaat E-learning menurut Pranoto, dkk (2009:309) adalah:
4.    Penggunaan E-learning untuk menunjang pelaksanaan  proses belajar dapat meningkatkan daya serap mahasiswa atas materi yang diajarkan.
5.    Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
6.    Meningkatkan partisipasi aktif dari mahasiswa.
7.    Meningkatkan kemampuan belajar mandiri mahasiswa.
8.    Meningkatkan kualitas materi pendidik dan pelatihan.
9.    Meningkatkan kemampuan menampilkan informasi dengan perangkat teknologi informasi, dimana dengan perangkat biasa sulit dilakukan.
C.  Keuntungan Menggunakan e-learning
Keuntungan menggunakan E-Learning adalah sebagai berikut :
1.    Menghemat waktu proses belajar mengajar.
2.    Mengurangi biaya perjalanan.
3.    Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku).
4.    Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas.
5.    Melatih pembelajaran lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.
D.  Aspek Penting dalam e-learning
1.    Pembiayaan
Segi pembiayaan adalah salah satu perhatian utama bagi pihak yang ingin menggunakan sistem e- learning, baik pihak bisnis perusahaan, pihak institusi pendidikan, maupun pihak pemakai. Perlu diketahui bahwa ternyata dalam pembiayaan sistem e-learning, dana yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Jika dibandingkan dengan kelas konvensional, biaya yang dikeluarkan untuk mengadakan e-learning ternyata lebih besar karena infrastruktur yang dibutuhkan untuk kelangsungan e-learning juga menuntut investasi yang besar. Perbedaan biaya ini bisa terjadi karena memang dunia pendidikan e-learning sangat jauh berbeda dengan dunia pendidikan konvensional, sehingga keahlian dan
infrastruktur yang dibutuhkan jauh berbeda. Infrastruktur ini bukan hanya terdiri dari infrastruktur teknologi, tetapi juga mencakup infrastruktur non-teknologi yang dibutuhkan untuk mendukung jalannya e-learning, seperti misalnya biaya penyediaan materi, biaya pemasaran dan juga biaya sumber daya manusia yang dibutuhkan. Biaya-biaya ini tentunya akan semakin besar seiring dengan kualitas yang ingin dicapai melalui e-learning.
Adanya masalah biaya ini menyebabkan beberapa institusi pendidikan yang memiliki keterbatasan finansial memilih untuk bekerja sama dengan institusi pendidikan lain atau perusahaan penyedia layanan pengembangan sistem e-learning untuk menyelenggarakan e-learning. Tetapi perusahaan yang memiliki cukup dana dapat mengembangkan sendiri sistem e-learning yang digunakannya; dan bahkan pada beberapa kasus, sistem tersebut dapat juga digunakan oleh pihak eksternal perusahaan. Walau biayanya sangat besar, e-learning tetap menarik perhatian karena e-learning menawarkan suatu yang sangat berbeda dan tidak dimiliki oleh kelas konvensional. Dari segi biaya, dana yang bisa dihemat oleh konsumen/pengguna e-learning cukup signifikan, antara lain biaya biaya relokasi, biaya transportasi dari rumah ke kampus, loss of income, professional cost, dan juga waktu untuk keluarga.
Hal inilah yang menjadi pendorong utama konsumen memilih e-learning dibandingkan dengan konvensional. Berbagai penghematan lain juga dirasakan oleh institusi yang menyelenggarakan e-learning dalam hal beban administrasi dan rasio penambahan beban pendidikan terhadap penambahan jumlah peserta didik.
2.    Profitabilitas e-learning
Hal-hal yang telah disebutkan di atas menjadi pendorong utama pesatnya pertumbuhan penggunaan e-learning di berbagai tempat. Hal ini juga yang menjadikan e-learning mampu menerobos dunia bisnis dengan prospek yang cukup cerah; terutama dari sisi profitabilitas yang tidak hanya dirasakan oleh organisasi for-profit, tetapi juga oleh organisasi non-profit. Profitabilitas ini terjadi karena besarnya permintaan pasar terhadap e-learning dan karena adanya penghematan-penghematan biaya seperti yang telah disebutkan sebelumnya.
Cerahnya profitabilitas ini menyebabkan banyak organisasi yang rela menanamkan modalnya untuk mengaplikasikan e-learning di dalam lingkungan mereka. Bahkan muncul juga organisasi-organisasi yang menggantungkan dirinya pada bisnis e-learning. Meskipun demikian, dunia e-learning saat ini masih dalam tahap perkembangan sehingga masih mengalami turbulensi pasar yang cukup keras. Banyak pemain di sektor ini yang datang dan pergi, yang pada umumnya disebabkan oleh masalah pendanaan.
Dalam hal ini, dunia akademis perlu bekerja sama dengan dunia bisnis untuk mengembangkan e-learning. Saat ini dunia bisnis memang sudah lebih maju dalam penggunaan e-learning. Untuk itu, sangat dianjurkan agar dunia akademis belajar dari dunia bisnis mengenai penggunaan e-learning.


3.    Psikologis Pelajar
Hal terakhir yang akan dibahas adalah isu yang dipandang dari perspektif pelajar, yaitu sisi psikologis mereka dalam mengikuti pelajaran melalui sistem e-learning. Hal ini menjadi isu yang paling utama karena pelajar adalah aktor yang paling utama dalam suatu proses pembelajaran. Dalam bagian ini, sisi motivasi, disiplin diri, dan emosi adalah tiga hal yang akan dibahas untuk menganalisa efektivitas proses pembelajaran dari sisi pelajar.
4.    Motivasi
Motivasi sangat mempengaruhi sukses atau tidaknya seseorang dalam melakukan sesuatu. Motivasi juga berfungsi sebagai pendorong individu untuk memulai maupun meneruskan kegiatannya. E-learning sebagai suatu aktivitas juga menuntut para pelajar untuk memiliki motivasi yang kuat apabila ingin sukses dalam proses pemebelajaran yang diikutinya. Terlebih lagi sistem e-learning adalah sistem yang menuntut usaha dari individu, sehingga motivasi diri haruslah kuat dan datang dari individu tersebut.
5.    Emosi
Emosi memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran, termasuk pembelajaran e-learning. Sistem e-learning membuat para pesertanya merasa terisolasi dari yang lain karena adanya gap baik antar pelajar maupun antara pelajar dengan pengajar. Rasa terisolasi ini seringkali menyebabkan frustasi dalam diri pengguna e-learning tersebut. Selain itu rasa ketakutan juga muncul karena kurangnya komunikasi dan kontrol atas situasi dan kondisi dalam e-learning. Rasa malu terkadang juga muncul sebagai akibat dari sifat lingkungan e-learning yang sangat terbuka. Emosi-emosi negatif seperti inilah yang akhirnya dapat mengurangi motivasi pelajar dalam menggunakan e-learning. Namun, e-learning tidak hanya menimbulkan emosi negatif saja. Jika para peserta dapat mengadaptasikan dirinya dengan e-learning, maka emosi positif pun dapat muncul, seperti antusiasme tinggi dan kebanggaan atas prestasi yang diperoleh. Untuk itu, yang diperlukan adalah strategi yang tepat dari sisi pelajar untuk menghadapi kondisi dan situasi dalam e-learning, sehingga akan meningkatkan efek dari emosi positif dan mengurangi efek dari emosi negatif.
6.    Disiplin Diri
Mengenai disiplin diri, yang perlu diperhatikan adalah sifat dari sistem e-learning yang memberi kebebasan bagi para pesertanya untuk memilih cara belajar yang paling cocok dengan kepribadian pelajar tersebut. Hal ini tentunya dapat mendatangkan keuntungan bagi para pelajar. Namun, para peserta harus dapat menjaga dirinya agar tetap disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan konsisten.
Dari hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya, dapat dilihat bahwa sisi psikologis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap sukses atau tidaknya suatu proses e-learning. Namun, hal ini seringkali dilupakan oleh para pihak yang terlibat dalam pengembangan e-learning. Akibatnya, sistem yang dihasilkan boleh jadi memiliki fitur yang kompleks dan canggih, tetapi kurang memfasilitasi proses pembelajaran yang diselenggarakan, sehingga akibatnya para pelajar tidak dapat memanfaatkan sistem yang digunakan dengan efektif.
























BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.
Manfaat E-learning adalah:
1.    Fleksibel.
2.    Belajar Mandiri.
3.    Efisiensi Biaya
Keuntungan menggunakan E-Learning adalah sebagai berikut :
1.    Menghemat waktu proses belajar mengajar.
2.    Mengurangi biaya perjalanan.
3.    Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur, peralatan, buku-buku).
4.    Dll
Aspek Penting dalam e-learning :
1.    Pembiayaan
2.    Profitabilitas e-learning
3.    Psikologis Pelajar
4.    Motivasi
5.    Emosi
6.    Disiplin Diri













DAFTAR PUSTAKA
https://www.kajianpustaka.com/2014/06/pengertian-karaktiristik-dan-manfaat-elearning.html
Chandrawati, Sri Rahayu. 2010. Pemanfaatan E-learning dalam Pembelajaran. No 2 Vol. 8.http://jurnal.untan.ac.id/

UNDANGAN 40 HARI WAFATNYA

Assalamu’alaikum WR. WB.   Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT. Kami mengharap kehadiran Bapak/Saudara pada acara 40 hari wafatn...